Kasus dugaan pemaksaan makan daging anjing terhadap narapidana muslim di sebuah lapas sempat ramai diperbincangkan. Nah, kini ada perkembangan terbaru dari hasil pemeriksaan internal. Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, akhirnya buka suara soal nasib Kalapas yang bersangkutan, Chandra Sudarto.
Menurut Mashudi, setelah ditelusuri, ternyata tidak ada pemaksaan. "Tidak memaksa," tegasnya kepada para wartawan, Kamis lalu.
Lantas, bagaimana cerita sebenarnya? Mashudi membeberkan, saat kejadian itu, Chandra sedang menggelar acara ulang tahun. Suasana santai, ada makan-makan bersama. Di antara hidangan yang tersedia, rupanya ada olahan yang disebut 'B1' istilah untuk daging anjing.
"Jadi intinya itu kalapasnya lagi ulang tahun, jadi makan-makan lah semua. Jadi ceritanya gitu. Nah ini kan khusus yang... tahunya ada makanan yang B1 itu," jelas Mashudi, mencoba meluruskan kronologi.
Artikel Terkait
Heboh Bocil Block Blast, Sensasi Viral yang Ternyata Jebakan Klik Berbahaya
Zaman Dajjal Kecil: Saat Kebenaran dan Kepalsuan Tak Lagi Bisa Dibedakan
Duka di Rumah Masa Kecil Yoga, Korban Pesawat Hilang Kontak
Di Balik 790 Mata yang Menatap: Kisah Shelter Bekasi yang Jadi Harapan Terakhir Kucing Jalanan