Kasus dugaan pemaksaan makan daging anjing terhadap narapidana muslim di sebuah lapas sempat ramai diperbincangkan. Nah, kini ada perkembangan terbaru dari hasil pemeriksaan internal. Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, akhirnya buka suara soal nasib Kalapas yang bersangkutan, Chandra Sudarto.
Menurut Mashudi, setelah ditelusuri, ternyata tidak ada pemaksaan. "Tidak memaksa," tegasnya kepada para wartawan, Kamis lalu.
Lantas, bagaimana cerita sebenarnya? Mashudi membeberkan, saat kejadian itu, Chandra sedang menggelar acara ulang tahun. Suasana santai, ada makan-makan bersama. Di antara hidangan yang tersedia, rupanya ada olahan yang disebut 'B1' istilah untuk daging anjing.
"Jadi intinya itu kalapasnya lagi ulang tahun, jadi makan-makan lah semua. Jadi ceritanya gitu. Nah ini kan khusus yang... tahunya ada makanan yang B1 itu," jelas Mashudi, mencoba meluruskan kronologi.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan di Pegadaian Naik Rp33.000 per Gram
Masjid Istiqlal Houston Jadi Pusat Ukhuwah bagi Muslim Multikultural di Ramadan
Analisis CSIS: Operasi Militer AS di Iran Habiskan Rp62,6 Triliun dalam 100 Jam Pertama
Valverde Cetak Gol Telat, Real Madrid Taklukkan Celta Vigo 2-1