Rangkaian edukasi ini berlanjut ke Universitas Pancasila pada 24 November 2025, bertempat di Aula Masjid At Taqwa. Mahasiswa di sini mendapat materi dari Nurulloh (Head of Impact Kompasiana), kembali dari Sara Ayu Herlia Hinch, Irzaliatu Zuhurica (CFP dari Prudential), dan Ega Prihastari dari OJK.
Nurulloh membuka sesi dengan pesan yang cukup kuat soal pondasi.
Irzaliatu Zuhurica mencoba meluruskan pandangan tentang proteksi. Katanya, ini bukan cuma kebutuhan orang dewasa yang sudah berkeluarga.
Di sisi lain, Ega Prihastari dari OJK menyoroti ancaman yang makin nyata: risiko keuangan digital. Pinjol dan judi online, misalnya, yang kerap menyasar kalangan mahasiswa.
Untuk mengukur sejauh apa pemahaman peserta meningkat, acara ini dilengkapi dengan sesi pre-test dan post-test. Tapi mungkin yang paling menarik adalah inisiatif pemilihan "Student Campus Ambassador".
Mahasiswa terpilih akan jadi agen edukasi di kampusnya masing-masing. Tugasnya mulai dari bikin konten sampai menginisiasi kegiatan komunitas seputar literasi keuangan. Buat mereka, ada insentif uang saku Rp1.000.000, pelatihan pengembangan skill, plus merchandise eksklusif dari Prudential.
Pada akhirnya, seluruh rangkaian kegiatan di kedua kampus ini adalah bagian dari komitmen Prudential Indonesia. Mereka berharap bisa membantu generasi muda membangun kesiapan finansial, agar jadi lebih tangguh menghadapi masa depan.
Dengan pendekatan yang edukatif dan dekat dengan keseharian, harapannya jelas: anak muda Indonesia bisa lebih sadar risiko dan, tentu saja, lebih bijak dalam mengelola uang mereka sendiri.
Artikel Terkait
Anggota DPR Apresiasi Transparansi Pemerintah Soal Stok BBM untuk Tiga Pekan
Harga Emas Antam Naik Rp35.000, Sentuh Rp3,059 Juta per Gram
Polda Maluku Musnahkan Ribuan Liter Sopi Hasil Operasi Gabungan
Jusuf Kalla Desak Indonesia Berpihak pada Negara Islam dalam Konflik Global