BNN dan Bea Cukai Bongkar Lab Mephedrone Jaringan Rusia di Villa Gianyar

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:35 WIB
BNN dan Bea Cukai Bongkar Lab Mephedrone Jaringan Rusia di Villa Gianyar

Operasi gabungan yang digelar BNN bersama Bea Cukai, Imigrasi, dan Polda Bali akhirnya berhasil membongkar sebuah laboratorium narkoba rahasia. Yang mengejutkan, lab ini dikendalikan oleh jaringan asal Rusia dan beroperasi di balik kemewahan sebuah villa di Gianyar. Mereka ternyata menyulap kamar mandi villa menjadi tempat produksi narkoba jenis Mephedrone, yang populer disebut 'Party Drug'.

Dua warga negara Rusia, NT alias KK dan ST, berhasil diamankan pada Kamis lalu. Penangkapan terjadi di Villa Lavana De'Bale Marcapada, Blahbatuh.

Menurut Kepala BNN Suyudi Ario Seto, produksi biasanya berlangsung larut malam.

"Produksi dilakukan sekitar pukul 23.00 WITA sampai pukul 04.00 WITA. Di Villa Lavana, pelaku NT tidak pernah tinggal menetap selain untuk produksi, melainkan menyewa vila lain dan homestay untuk tempat istirahat," jelasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (7/3/2026).

Jaringan ini bekerja sangat hati-hati. Mereka mengambil bahan baku dari Tiongkok, lalu memproduksi barang haram itu di dalam kamar mandi. Tujuannya jelas: agar limbah beracunnya bisa dibuang tanpa mencurigakan.

Mephedrone sendiri bukan main-main. Ini adalah narkotika golongan I, sejenis katinon sintetis dengan efek stimulan dan halusinogen yang sangat kuat. Dampaknya mengerikan: jantung berdebar kencang, halusinasi, perilaku jadi agresif, sampai merusak sistem saraf. Risiko overdosis yang berujung kematian juga sangat nyata.

Dari penggerebekan, barang bukti yang disita sungguh fantastis. Ada Mephedrone padat sekitar 644 gram dan bentuk cair 7.250 mililiter. Total berat brutonya mencapai hampir 8 kilogram.

Belum lagi bahan bakunya. Petugas menemukan prekursor padat 2,6 kilogram dan cairan yang volumenya mencapai 219,7 liter bahan-bahan itu ditemukan tersebar di villa dan di dalam mobil. Ditambah lagi dengan peralatan produksi lengkap: timbangan digital, fruit dryer, masker, alat gelas lab, sampai magnetic stirrer. Benar-benar laboratorium mini yang profesional.

"Tim laboratorium telah melakukan uji cepat terhadap material yang ditemukan dan terkonfirmasi positif mengandung narkotika golongan I jenis mephedrone," tegas Suyudi.

Modus operandi mereka ternyata cukup rumit. Setelah sebulan beroperasi, NT menyewa villa lain, yaitu Villa Rena's Kubu dan Lavana, khusus sebagai tempat penerimaan paket. Villa ini ditempati oleh ST selama dua bulan.

"Setelah paket bahan dan alat tersebut diterima oleh ST, barang-barang tersebut diserahkan kepada NT dengan cara dead drop atau sistem tempel untuk dikumpulkan di Villa Lavana," paparnya.

Jadi, sindikat ini berjalan sangat terorganisir. Mereka memisahkan tempat tinggal, tempat produksi, dan titik penerimaan barang. Semua dirancang rapi untuk menghindari deteksi. Tapi, ujung-ujungnya ketahuan juga.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar