Sawah dan Tambak Lenyap, Warga Jangka Terjebak dalam Kepungan Lumpur

- Selasa, 02 Desember 2025 | 16:36 WIB
Sawah dan Tambak Lenyap, Warga Jangka Terjebak dalam Kepungan Lumpur

Pemandangan di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Aceh, sungguh memilukan. Hijau sawah yang biasanya memanjakan mata, kini berubah warna jadi cokelat kelam. Tak jauh dari situ, tambak-tambak ikan bandeng yang biasanya ramai, cuma dipenuhi lumpur tebal. Semua ini adalah jejak kehancuran yang ditinggalkan banjir pada Selasa (2/12) lalu.

Desa Ule Uce, salah satu titik di Jangka, termasuk yang paling parah diterjang. Wilayah ini sempat terisolasi total selama tiga hari penuh. Baru hari ini, bantuan perlahan-lahan mulai bisa masuk menerobos jalanan yang masih becek.

Namun begitu, kondisi di lapangan masih jauh dari kata pulih. Listrik mati total, begitu pula sinyal komunikasi yang nyaris tak ada. Bahan bakar minyak langka, membuat warga yang ingin membeli kebutuhan pokok pun terhambat. Moda transportasi sulit didapat.

Masalah lain yang tak kalah pelik adalah air bersih. Susah dicari. Bagi para petani dan penambak ikan di sini, rasanya hanya bisa pasrah. Hasil jerih payah mereka selama berbulan-bulan, lenyap seketika disapu arus banjir yang datang tiba-tiba.

Ilham, seorang petani tambak ikan, menggeleng-geleng saat menunjuk ke arah lahannya.

"Sekarang udah tertimbun lumpur semua," ujarnya, suaranya lirih.


Halaman:

Komentar