Reuni 212 sendiri punya sejarah panjang. Awalnya, ini adalah peringatan tahunan atas aksi massa besar-besaran pada 2 Desember 2016. Saat itu, ribuan umat Muslim turun ke jalan menanggapi kasus penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Sejak peristiwa itu, massa yang umumnya berasal dari elemen seperti FPI, GNPFU, dan Persaudaraan Alumni 212 rutin mengadakan reuni. Acara ini telah menjadi semacam penanda waktu, mengingatkan pada sebuah momen politik dan sosial yang hingga kini masih terasa gaungnya.
Nah, sore hingga malam ini, Monas akan menjadi saksi lagi. Bagaimana suasana akan berlangsung? Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Mantan Wamenaker Noel Gerungan Diadili, Terima Gratifikasi Rp3,3 Miliar dan Motor Ducati
Cosplay Cokelat Saylviee: Dari Basis Penggemar ke Ledakan Viral di TikTok
Dua Partai Baru Menggebrak, Panggung Politik 2026 Makai Panas
Wamensos Soroti Transformasi Siswa Sekolah Rakyat: Dari Malu-malu ke Berani Tampil di Depan Presiden