Demikian disampaikan Ketua MPR Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen Senayan. Ia menekankan, peristiwa ini harus jadi pelajaran berharga bagi para pengambil kebijakan.
Berdasarkan sejumlah dokumentasi, banjir tak hanya membawa air dan lumpur. Puing-puing kayu dalam jumlah besar terlihat ikut mengalir deras, menghantam apa saja di depannya. Kayu-kayu itu diduga kuat berasal dari aktivitas ilegal logging faktor yang diduga memperparah skala kerusakan.
Muzani berharap pemerintah bisa segera bertindak. Aturan yang lebih ketat dan penegakan hukum yang konsisten mutlak diperlukan agar sejarah tidak terulang.
Harapan serupa diungkapkan Anang. "Saya harap bencana ini bisa menjadi pelajaran sangat penting bagi para pemangku dan pengambil kebijakan di bidang lingkungan agar ini segera-segera ditangani," tuturnya.
Kini, semua mata tertuju pada investigasi lebih lanjut. Apakah bencana alam ini memang diperburuk oleh ulah manusia? Jawabannya masih ditunggu.
Artikel Terkait
Mahfud MD Pertanyakan Efektivitas dan Dorong Evaluasi Keterlibatan Indonesia di Board of Peace
Warga Pekalongan Kirim Karangan Bunga Dukungan untuk KPK Usai Bupati Ditahan
Amran: Swasembada Beras Tercapai dalam Setahun, Dukung Ribuan Warga Sulsel Buka Puasa
DPR Desak Pemerintah Pastikan Stok BBM dan Kesiapan Transportasi untuk Mudik Lebaran 2026