Di sisi lain, tanggapan warganet pun beragam. Salah satunya datang dari akun X @SilasKairos yang tak ragu menyuarakan pendapatnya.
"Ijazah abal-abal palsu SEMAKIN TERLIHAT KEPALSUANNYA. Siap-siap masuk Kerangkeng mulyono," tulisnya blak-blakan.
Memang, perdebatan soal keaslian dokumen ini seperti tak ada habisnya. Masing-masing pihak punya bukti dan argumennya sendiri. Tapi satu hal yang jelas, perbandingan yang dilakukan Roy Suryo setidaknya memberi gambaran tentang bagaimana seharusnya ijazah UGM era 80-an dibuat.
Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang beredar di media sosial. Klaim yang disebutkan belum tentu mencerminkan kebenaran faktual secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Anjlok Rp95.000 per Gram pada Rabu
Bone Siapkan Empat Bus Sekolah Ber-AC, Dikawal Satpol PP
Perantau Indonesia di Malaysia Rayakan Ramadan dengan Rindu dan Adaptasi Budaya
Cuaca Makassar Didominasi Berawan, Waspada Hujan Ringan Sporadis