Sinergi PPP dan Parmusi Diperkuat, Targetkan Kebangkitan Menuju Pemilu 2029
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, melakukan silaturahmi strategis dengan Pimpinan Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP Parmusi) pimpinan Husnan Bey Fananie. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bulat untuk memperkuat sinergi umat Islam dan mendorong kebangkitan PPP menuju Pemilu 2029.
Merawat Sejarah dan Memperkuat Masa Depan
Mardiono menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap Parmusi sebagai bagian dari sejarah lahirnya PPP. Ia menekankan pentingnya merawat semangat fusi tersebut sebagai bagian dari perjuangan kebangsaan di era modern.
"Parmusi adalah bagian dari sejarah historis PPP yang harus terus kita rawat. Pertemuan ini salah satunya untuk melaporkan hasil muktamar, kemudian banyak berdiskusi soal isu kebangsaan dan membahas langkah-langkah strategis untuk menghidupkan kembali kejayaan PPP sebagai partai Islam," ujar Mardiono.
Komitmen Program dan Kerja Sama Nyata
Sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Mardiono juga membuka peluang dialog dan kerja sama yang lebih konkret dengan Parmusi. Tujuannya adalah untuk memperkuat gagasan pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan bermanfaat bagi umat.
"Tentu tidak akan selesai sampai di sini saja diskusinya, Insya Allah kami akan lanjutkan untuk berbagi gagasan dan ide ke depannya," ungkapnya, menegaskan komitmen jangka panjang.
Dukungan Penuh Parmusi untuk Kebangkitan PPP
Di sisi lain, Husnan Bey Fananie menegaskan dukungan penuhnya terhadap upaya PPP di bawah kepemimpinan Mardiono. Ia menyatakan keyakinannya bahwa PPP akan kembali meraih dukungan kuat dan lolos ke parlemen pada Pemilu 2029.
"PPP adalah satu-satunya partai umat yang berasaskan Islam. Namanya saja persatuan pembangunan, mempersatukan umat dan membangun negeri. Apa pun yang terjadi pada PPP, kita rasakan bersama," tegas Husnan, yang pernah menjadi pesaing Mardiono di Muktamar X.
Strategi Turun ke Akar Rumput
Husnan menekankan bahwa sinergi PPP dan Parmusi harus diwujudkan melalui aksi nyata, dakwah, dan keterlibatan langsung dengan masyarakat, ulama, serta santri di seluruh Indonesia.
"Kita akan bersama Pak Mardiono turun ke bawah, menyentuh rakyat, ulama, pesantren, dan santri. Saya yakin PPP di 2029 akan kembali kuat dan memiliki suara besar di parlemen," tutupnya.
Kunjungan ini merefleksikan komitmen kuat PPP di bawah Mardiono untuk merangkul berbagai elemen umat, memperkuat perjuangan partai berbasis nilai Islam, dan mendorong agenda persatuan serta pembangunan nasional menuju Pemilu 2029.
Artikel Terkait
Lansia Pencari Besi di Sungai Cipamingkis Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian 6 Hari
Bangunan Parkir Roboh Diterjang Angin Kencang di Balikpapan, Penjual Keliling Tewas Tertimbun
Kedubes Australia Gelar Festival Kuliner Taste of Australia 2026 di Jakarta
KPK Tangkap John Field, Tersangka Suap yang Kabur Saat OTT di Bea Cukai