Investor Beralih ke Saham Murah, Indeks Small Cap Melonjak 3,5%

- Minggu, 08 Februari 2026 | 20:50 WIB
Investor Beralih ke Saham Murah, Indeks Small Cap Melonjak 3,5%

Suasana di Wall Street pekan lalu terasa berbeda. Setelah gejolak mengguncang beberapa sektor, ada pergeseran yang jelas. Investor mulai beralih ke perusahaan-perusahaan dengan harga lebih murah dan kapitalisasi pasar yang lebih kecil. Tampaknya, kewaspadaan dan sikap menghindari risiko mulai mengambil alih.

Beberapa sektor yang sebelumnya bersinar justru kini redup. Di sisi lain, sektor-sektor lain yang lama tertinggal malah mencatat kenaikan menarik. Indeks Dow Jones Industrial Average, misalnya, berhasil mencetak rekor tertinggi baru pada Jumat. Pencapaian ini terjadi berbarengan dengan anjloknya nilai pasar saham perangkat lunak yang mencapai satu triliun dolar AS hanya dalam seminggu.

Menurut Tim Murray, seorang strategi pasar modal di T. Rowe Price, dinamikanya cukup unik.

"Penjualan pada saham-saham yang sebelumnya mendorong pasar lebih tinggi mungkin telah mereda, tetapi kini kita justru melihat gelombang pembelian agresif pada saham-saham yang sama sekali berbeda," ujarnya.

Intinya, investor sedang mempertimbangkan ulang banyak hal. Mereka memikirkan risiko berinvestasi di raksasa teknologi pendukung AI seperti Amazon, Microsoft, dan Alphabet. Mereka juga khawatir dengan potensi penurunan perusahaan yang bisnisnya bisa tergerus oleh kehadiran kecerdasan buatan. Alhasil, uang pun mengalir ke tempat lain.

"Sekarang, mereka semua mengejar untuk membeli perusahaan yang lebih murah, mungkin tanpa banyak seleksi," tambah Murray.

Data pasar pun membuktikan hal ini. Meski indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 sama-sama naik pada Jumat, performa mereka kalah jauh dibandingkan indeks Russell 2000. Indeks yang melacak perusahaan berkapitalisasi kecil itu melonjak hingga 3,5 persen, jauh mengungguli yang lain.

Yang menarik, tidak semua anggota "Magnificent Seven" ikut dalam reli. Saham Amazon justru terpuruk. Kekhawatiran utama investor adalah bagaimana perusahaan raksasa itu akan mendapatkan imbal hasil dari rencana belanja modal AI mereka yang fantastis, mencapai 200 miliar dolar AS.

SAHAM SMALL CAP MELONJAK

Inilah tren yang sedang berkembang: investor mulai bertaruh bahwa penguatan pasar akan meluas. Setelah bertahun-tahun didominasi saham teknologi, giliran sektor lain seperti industri, kesehatan, dan perusahaan kecil yang mungkin bersinar.

Pandangan ini muncul sebagai bentuk koreksi. Investor mulai menilai ulang risiko pada segmen pasar yang harganya sudah melambung tinggi mulai dari logam mulia, saham teknologi, hingga aset spekulatif seperti bitcoin. Uang panas pun mencari tempat baru yang dianggap lebih aman, atau setidaknya, lebih murah.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar