ujarnya menegaskan.
Di balik kabar membaiknya kondisi alam, duka masih menyelimuti. Angka korban jiwa terus bertambah. Hingga saat ini, tercatat 129 orang meninggal dunia dan 118 lainnya masih dinyatakan hilang. Pencarian terhadap warga yang hilang ini tak kenal henti, dilakukan siang dan malam oleh tim gabungan.
“Korban jiwa 129 dan hilang 118 dan 16 luka-luka,”
kata Suharyanto melaporkan data terakhir. Sebuah angka yang menyimpan begitu banyak cerita pilu.
Artikel Terkait
Agam dan Solok Paling Parah, Bantuan Logistik Sumbar Mulai Tersalur
MUI Serukan Shalat Ghaib dan Bantuan Nyata untuk Korban Bencana Aceh-Sumut-Sumbar
Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp19 Miliar untuk Korban Banca di Tiga Provinsi Sumatera
Tim BPBD Jibrak Arus Deras, Bantuan Logistik Akhirnya Tiba di Korban Banjir Bandang Aceh