Utusan Rahasia Trump Dikirim ke Putin, Upaya Damai Ukraina Masuki Babak Baru

- Rabu, 26 November 2025 | 10:12 WIB
Utusan Rahasia Trump Dikirim ke Putin, Upaya Damai Ukraina Masuki Babak Baru
Update Diplomasi Ukraina

Donald Trump mengirim orang kepercayaannya, Steve Witkoff, ke Moskow pekan depan. Misi utamanya? Bertemu Vladimir Putin dan mencoba mendorong negosiasi damai untuk mengakhiri perang di Ukraina. Ini langkah berani yang diumumkan langsung oleh mantan Presiden AS itu.

Lewat unggahan di Truth Social pada hari Selasa, Trump mengungkapkan kabar tersebut. Menurutnya, saat ini hanya tersisa beberapa poin penting yang masih menjadi ganjalan antara Rusia dan Ukraina. Proses perdamaian tampaknya sudah memasuki fase yang cukup mendekati final.

"Saya berharap dia bisa bertemu Putin serta Presiden Ukraina, tetapi hanya jika persetujuan mengakhiri perang ini berada di tahap final atau tahap terakhir,"

kata Trump.

Di sisi lain, ada kabar yang cukup mengejutkan dari seorang pejabat AS yang enggan disebut namanya. Ia mengungkap bahwa draf usulan perdamaian ternyata sudah direvisi. Revisi ini diklaim lebih sejalan dengan kepentingan Ukraina, berbeda dengan usulan sebelumnya yang dianggap banyak pihak lebih menguntungkan Rusia.

Pejabat itu dengan singkat menegaskan, usulan yang baru ini jauh lebih baik.

Sementara itu, Gedung Putih juga angkat bicara. Mereka mengakui adanya progres signifikan dalam proposal damai AS. Meski begitu, masih ada beberapa detail yang harus dibahas lebih lanjut. Tampaknya, jalan menuju meja perundingan masih berliku.

Perang yang dimulai dengan invasi besar-besaran Rusia pada 2022 ini memang belum menunjukkan tanda-tanda reda. Hampir setiap hari, serangan masih terjadi di berbagai front.

Kondisi di lapangan tetap mencekam. Baru pada Selasa waktu setempat, Rusia melancarkan serangan masif ke kawasan Zaporizhzhia. Sebuah gedung tujuh lantai hancur berantakan. Dua belas warga sipil harus dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat akibat luka-luka.

Dan sehari sebelumnya, Ibu Kota Kiev juga tidak luput dari gempuran. Serangan menggunakan drone dan hujan rudal menghancurkan sejumlah bangunan dan menewaskan tujuh orang. Situasi yang sungguh memilukan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar