Donald Trump mengirim orang kepercayaannya, Steve Witkoff, ke Moskow pekan depan. Misi utamanya? Bertemu Vladimir Putin dan mencoba mendorong negosiasi damai untuk mengakhiri perang di Ukraina. Ini langkah berani yang diumumkan langsung oleh mantan Presiden AS itu.
Lewat unggahan di Truth Social pada hari Selasa, Trump mengungkapkan kabar tersebut. Menurutnya, saat ini hanya tersisa beberapa poin penting yang masih menjadi ganjalan antara Rusia dan Ukraina. Proses perdamaian tampaknya sudah memasuki fase yang cukup mendekati final.
"Saya berharap dia bisa bertemu Putin serta Presiden Ukraina, tetapi hanya jika persetujuan mengakhiri perang ini berada di tahap final atau tahap terakhir,"
kata Trump.
Di sisi lain, ada kabar yang cukup mengejutkan dari seorang pejabat AS yang enggan disebut namanya. Ia mengungkap bahwa draf usulan perdamaian ternyata sudah direvisi. Revisi ini diklaim lebih sejalan dengan kepentingan Ukraina, berbeda dengan usulan sebelumnya yang dianggap banyak pihak lebih menguntungkan Rusia.
Artikel Terkait
Kiai Chaerul Saleh Ingatkan Umat: Jangan Lengah, Boikot dan Doa untuk Palestina Harus Terus Bergema
Residivis Motor Dibekuk Usai Beraksi Empat Kali Sehari dan Tembak Warga
Janji Motor Tak Ditepati, Anak Tusuk Ayah hingga Tewas di Bulukumba
Gen Halal Championship 2025 Cetak 45 Finalis, Bukti Gaya Hidup Halal Kian Digandrungi Pelajar