Banjir bandang menerjang Tapanuli Tengah, dipicu cuaca ekstrem yang tak henti-hentinya mengguyur wilayah itu dalam beberapa hari terakhir. Situasinya benar-benar memprihatinkan.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga Selasa (25/11) sore, pukul 16.02 WIB, bencana ini telah merenggut nyawa empat orang warga.
Bupati Masinton Pasaribu mengonfirmasi kabar duka ini.
"Korban meninggal dunia 4 jiwa," ujarnya ketika dikonfirmasi via telepon, Selasa lalu.
Keempat korban jiwa tersebut diketahui berasal dari Desa Mardame, yang terletak di Kecamatan Sitahuis. Mereka yang meninggal adalah:
Artikel Terkait
Kembang Api dan Teriakan untuk Pahlavi Warnai Malam Teheran yang Masih Bergejolak
Gemblengan Semi-Militer Siapkan 1.500 Petugas Haji Tangguh
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan