Zara Larsson: Dibatalkan karena Vokal Dukung Gaza
Zara Larsson, penyanyi pop Swedia yang namanya melejit setelah memenangkan Talang Sverige, harus menghadapi konsekuensi pahit bagi karirnya. Ia mengaku dibatalkan dari sejumlah konser, acara penghargaan, dan berbagai kerja sama. Semua ini, menurut pengakuannya, terjadi karena ia bersikap vokal mendukung Gaza.
Dalam dokumenter terbarunya berjudul Up Close, Larsson dengan gamblang bercerita tentang harga yang harus ia bayar. Ia kehilangan tawaran manggung, kesempatan tampil di ajang bergengsi, hingga kontrak kerja yang seharusnya mendarat di mejanya. Semua menguap begitu saja.
Soal dukungan untuk Palestina, Zara memang bukan nama baru. Sejak 2016, ia sudah aktif menyuarakan hal ini di media sosial. Lewat akun Twitter (sekarang X) dan Instagram-nya, ia tak segan menyebarkan slogan "Bebaskan Palestina" dan mengkritik keras tindakan Israel. Pernah suatu kali ia menyebut perlakuan Israel tak ubahnya "mempertahankan apartheid dan membunuh warga sipil." Keras. Jelas. Dan tentu saja, menuai reaksi.
Artikel Terkait
Desa Tempur Terkepung: 3.500 Jiwa Terisolasi Usai Longsor dan Jalan Putus Total
Kiai Chaerul Saleh Ingatkan Umat: Jangan Lengah, Boikot dan Doa untuk Palestina Harus Terus Bergema
Residivis Motor Dibekuk Usai Beraksi Empat Kali Sehari dan Tembak Warga
Janji Motor Tak Ditepati, Anak Tusuk Ayah hingga Tewas di Bulukumba