Rais Aam vs Ketum Tanfidziyah: Siapa Lebih Berkuasa?
Sebagai kader Muhammadiyah, saya cuma bisa bandingkan model AHWA PBNU dengan ormas Islam lainnya. Memang menarik diamati.
Di tubuh PBNU, ada konsep Ahlul Hali Wal Aqdi atau AHWA. Intinya semacam dewan penasihat tertinggi. Kalau di ormas lain, biasa disebut Majelis Syuro. Sementara di Iran, sistem serupa dikenal dengan nama Wilayatu Faqih.
Nah, Rais Aam ini dipilih langsung oleh AHWA. Posisinya kurang lebih setara dengan Ketua Majelis Syuro di organisasi lain. Bahkan kalau mau ditarik lebih jauh, di Iran posisi ini sejajar dengan Ayatollah Ali Khamenei.
Artikel Terkait
Kepala Sekolah Kupang: Inilah Keadilan Sosial yang Nyata
Garansi Allah untuk Nol Keracunan Makanan Sekolah, BGN Dikritik
Dasco dan Tito Pimpin Rapat Koordinasi Pemulihan Aceh di Tengah Reruntuhan
Tawa Anak-anak Kembali Bergema di Huntara Aceh Tamiang