“Pengendara juga wajib mengganti knalpotnya dengan yang standar, memasang spion, serta melengkapi seluruh surat-surat kendaraan,” tambahnya.
Harapannya jelas. AKP Angga berharap kegiatan ini bisa membangun kepedulian bersama. Bukan cuma dari remaja, tapi juga orang tua dan guru untuk ikut mengawasi dan mencegah aksi balap liar.
“Kita ingin memastikan anak-anak kita tidak kebut-kebutan, apalagi balap liar karena sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan,” tegasnya.
Di sisi lain, ia punya ajakan untuk seluruh masyarakat. Ia mengajak warga Sintang untuk jadi pelopor keselamatan di jalan.
“Kecelakaan sering kali berawal dari pelanggaran. Mari kita patuhi aturan demi keluarga yang menunggu kita pulang dengan selamat,” pungkasnya.
Operasi Zebra Kapuas 2025 sendiri masih akan berlangsung hingga 30 November mendatang. Masyarakat pun diimbau untuk lebih patuh dan waspada.
Artikel Terkait
Iran Pukul Mundur Aksi Provokasi, Intel Turki Bantu Gagalkan Infiltrasi Milisi
Cangkruk: Ritme Pelan yang Menjaga Kediri Tetap Utuh
Iran Bergolak: Zionis Dituding Dalangi Gelombang Teror dan Pembakaran Tempat Ibadah
Demokrasi di Era Kebisingan: Ketika Politik Indonesia Hanya Jadi Tontonan