Di sisi lain, pengacara terdakwa, G.S. Gabriel, berusaha melunak. Dia memohon jaminan dengan jumlah yang seminimal mungkin.
Gabriel menguraikan alasan keluarganya. Azhar punya riwayat sakit jantung dan menjadi tulang punggung bagi istrinya yang juga punya masalah punggung. Mereka masih harus membiayai tiga anak, salah satunya bahkan sedang kuliah hukum di Inggris.
"Klien saya tidak punya catatan kriminal sebelumnya. Mereka juga kooperatif selama penyelidikan. Sangat kecil kemungkinannya untuk kabur, dan mereka bersedia menerima semua syarat yang diajukan," papar Gabriel mencoba membela.
Namun begitu, hakim akhirnya memutuskan mengabulkan jaminan. Senilai 20 ribu ringgit untuk masing-masing terdakwa, dengan satu penjamin, plus semua persyaratan tambahan dari JPU.
Perjalanan kasus ini belum berakhir. Sidang lanjutan dijadwalkan pada 28 November nanti. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
Stuttgart Hajar Hamburg 4-0 dalam Dominasi Mutlak di Bundesliga
Satgas Cartenz 2026 Ungkap Ladang Ganja 226 Batang di Pegunungan Bintang
IHSG Melonjak 2,07%, Catat Kenaikan Mingguan Lebih dari 6%
Uji Jalan B50 Capai 70%, Target Implementasi Juli 2026