Jumiati, salah seorang saksi mata, masih tampak terguncang. Dia mendengar sendiri suara tumbangnya pohon itu. "Belum lama kejadiannya. Sekitar jam 2-an. Bruk! gitu suaranya," kenangnya.
Dia mengenali kedua korban yang sering melintas di jalan itu. Meski begitu, dia tak yakin apakah mereka suami-istri. "Itu setiap hari lewat sini. Pelan genjotnya. Kalau suami-istri apa bukan, kurang tahu. Tapi berdua terus," ujar Jumiati. Entah saat itu mereka sedang berteduh atau hanya sekadar berhenti sejenak, itu juga tak bisa dipastikannya.
Kini, suasana mencekam perlahan sirna. Tim SAR Gabungan telah menyelesaikan tugas mereka dan membawa korban menjauh dari lokasi yang berubah menjadi tempat duka itu.
Artikel Terkait
Pramono Anung Tegaskan JPO Sarinah Akan Dibangun Kembali, Utamakan Akses Difabel
Indonesia dan Turki Sepakati Aksi Nyata, Dari Gaza hingga Industri Pertahanan
Prajurit Gugur di Nduga, Ayah Banggakan Tekad Baja Anaknya yang Tak Pernah Menyerah
Megawati Bikin Heboh, Nyanyikan Cinta Hampa di Panggung Rakernas PDIP