Setelah dua hari menjalani pemeriksaan rutin, Vladimir Putin menyatakan dirinya sehat. Pernyataan ini muncul di tengah sorotan terhadap kondisi fisiknya, terutama setelah ia menolak untuk melakukan pengecekan tekanan darah di sebuah konferensi kecerdasan artifisial di Moskow. Saat itu, Putin tak bersedia mencoba alat pengukur tensi melalui sidik jari.
"Saya baru saja menjalani checkup rutin. Prosesnya memakan waktu dua setengah hari, termasuk semalaman di klinik," ujar Putin, seperti yang dilaporkan media.
Dia kemudian menambahkan, "Syukur semuanya baik."
Namun begitu, kondisi kesehatan pemimpin Rusia ini memang kembali menjadi perhatian publik belakangan ini. Ingat saja, pada sebuah acara awal November 2025 lalu, tangan Putin terlihat memar dan agak bengkak.
Anton Gerashchenko, penasihat Presiden Ukraina, langsung mengunggah foto tangan Putin di akun X miliknya. Dalam unggahan itu, dia menyoroti pembuluh darah Putin yang tampak menonjol.
"Ada yang salah dengan tangan Putin," tulis Gerashchenko.
Di sisi lain, prediksi tentang kesehatan Putin juga pernah dilontarkan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Pada Maret lalu, Zelensky menyatakan bahwa Putin akan segera meninggal dunia. Saat itu, beredar isu bahwa Putin menderita kanker atau pernah mengalami stroke.
Sementara itu, dalam kunjungannya ke Beijing pada September 2025, Putin sempat melontarkan candaan tentang bioteknologi dan transplantasi organ. "Semakin lama kita hidup, semakin muda kita. Mungkin suatu hari nanti, kita bahkan bisa mencapai keabadian," katanya, dengan senyum khasnya.
Artikel Terkait
Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Jombang Berhenti Beroperasi Akibat Dana Operasional dari BGN Mandek
Timnas Indonesia Tutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan Kemenangan Sempurna, Taklukkan Mozambik 1-0
WNA Singapura Ditemukan Tewas di Apartemen Batam Center, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Timnas Putri Indonesia Ditahan Imbang Kamboja di Laga Penutup FIFA Matchday