Kebakaran di Grogol Petamburan Tewaskan Satu Keluarga, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

- Jumat, 17 April 2026 | 12:25 WIB
Kebakaran di Grogol Petamburan Tewaskan Satu Keluarga, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Dini hari yang sunyi di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pecah oleh sebuah tragedi memilukan. Lima nyawa satu keluarga melayang dalam sebuah kebakaran rumah yang dahsyat. Menurut keterangan saksi, peristiwa mengerikan itu didahului oleh suara ledakan.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, mengungkapkan apa yang didengar saksi mata.

"Saksi mendengar ada percikan yang seperti ledakan. Waktu dia keluar rumah, kabel listriknya meledak. Melihat itu, dia langsung menghubungi pihak berwajib," jelas Alex, seperti dilansir Antara, Jumat (17/4/2026).

Api berkobar sekitar pukul 02.18 WIB. Sayangnya, saat regu damkar tiba di lokasi, jago merah sudah menjalar masuk ke dalam rumah. Upaya penyelamatan pun menjadi sangat sulit.

Fenomena Listrik Diduga Jadi Pemicu

Di sisi lain, dugaan awal penyebab kebakaran maut ini mulai mengerucut. Kasiops Sudin Gulkarmat Jakbar, Achmad Saiful Kahfi, menyebut masalah kelistrikan sebagai biang keladinya.

"Dugaan sementara kami, ada fenomena listrik di sana," kata Achmad.

Lokasi kejadian persisnya di Jalan Rambutan Timur 6, Tanjung Duren Utara. Laporan pertama masuk pada pukul 02.18 WIB, dan dalam waktu singkat, 8 unit mobil damkar dengan 40 personel diterjunkan ke TKP.

Lima Korban Ditemukan Tak Bernyawa

Operasi pemadaman resmi dimulai lima menit kemudian. Butuh waktu hampir setengah jam bagi petugas untuk melumpuhkan si jago merah, tepatnya pukul 02.52 WIB, sebelum proses pendinginan dilakukan. Mereka juga menyisir sisa bara dan menguraikan material bangunan untuk mencegah api kembali menyala. Kekuatan personel pun ditambah jadi 55 orang dengan 11 unit kendaraan.

Namun begitu, kabar buruk tak terhindarkan. Pencarian yang intensif akhirnya membuahkan hasil yang pahit.

"Sekitar pukul 03.55 WIB, petugas menemukan korban yang sudah tidak bernyawa di lantai 2. Ada lima orang," ucap Achmad dengan berat.

Rumah dua lantai seluas 40 meter persegi itu habis dilalap api. Bagian depannya, di lantai satu, terpasang pagar besi. Operasi pemadaman baru dinyatakan benar-benar selesai hampir dua jam kemudian, pukul 04.53 WIB, meninggalkan kesedihan dan duka yang mendalam.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar