“Tanpa pembuktian itu, laporan Jokowi ke Polda sebenarnya kurang memenuhi unsur,” tegas Hersu. “Mungkin itu sebabnya Roy Suryo dan kawan-kawannya terlihat tak gentar.”
Di sisi lain, penolakan mediasi justru memicu gelombang dukungan yang tak terduga. Sejak ditetapkan sebagai tersangka, Roy Suryo dan kawan-kawannya justru mendapat simpati luas. Dukungan itu tak hanya ramai di media sosial, tapi juga terlihat nyata. Saat mereka memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, banyak masyarakat yang datang mendampingi dengan antusias.
“Masyarakat melihat mereka bukan cuma sebagai tersangka, tapi seperti pahlawan. Pihak yang berani ambil risiko demi transparansi dan keadilan,” ungkap Hersubeno.
Alih-alir meredam perdebatan, upaya kriminalisasi yang dilakukan Jokowi justru berbalik arah. Ternyata, efek jera yang diharapkan tak kunjung datang. Malah, sebaliknya.
“Jadi, niat Jokowi untuk meredam dan membuat efek jera dengan menjadikan Roy Suryo cs tersangka, ternyata keliru,” jelas Hersubeno Arief. (Ys)
Artikel Terkait
Asia Timur dan Pasifik: Lapangan Kerja Tumbuh, Tapi Kualitasnya Tergerus
Trump Tawarkan Uang Tunai ke Setiap Warga Greenland demi Aneksasi
Hunian Sementara dan Harapan Baru untuk Warga Bukit Tempurung
Trump Minta Damai di Suriah: AS Berhubungan Baik dengan Dua Kubu yang Bertikai