Beberapa aspek krusial yang mendapat perhatian khusus dalam KUHAP baru meliputi:
- Penguatan hak-hak tersangka selama proses hukum
- Optimalisasi peran penasihat hukum
- Mekanisme pengawasan terhadap proses penyidikan
- Penegasan tata cara peradilan yang profesional dan akuntabel
"Undang-undang ini akan menjadi pijakan penting bagi masa depan penegakan hukum kita. Namun realisasinya membutuhkan komitmen, pengawasan, dan kolaborasi dari seluruh pihak. AMAN siap menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam mengawal implementasi KUHAP baru," ungkap Andri.
AMAN menekankan bahwa keberhasilan regulasi baru ini sangat bergantung pada implementasi di lapangan. Organisasi mahasiswa ini mendorong kesiapan aparat penegak hukum, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan intensif, serta pengawasan publik yang kuat untuk memastikan KUHAP berjalan sesuai tujuan pembentukannya.
Sebagai penutup, Andri menyampaikan harapan besar bahwa dengan adanya pembaruan KUHAP ini, sistem peradilan pidana Indonesia akan semakin kuat, transparan, dan mampu menghadirkan keadilan substantif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Artikel Terkait
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik
Sidang Praperadilan Yaqut Ditunda, KPK Absen di Persidangan Perdana