Patung yang terbuat dari bahan tembaga dan dibangun pada tahun 2023 ini saat ini ditutup dengan kain putih. Untuk proses perbaikan, Diskimrum Indramayu menyatakan perlu melibatkan pembuat asli patung guna menghindari kerusakan struktur yang lebih parah.
"Kita sedang menelusuri siapa pembuatnya. Kalau minta bantuan pengrajin lain tapi bukan pembuat awalnya, khawatirnya malah tambah rusak," tambah Krisdiantoro.
Status Perbaikan dan Penanganan Sementara
Mengenai tanggung jawab biaya perbaikan, Diskimrum belum dapat memastikan apakah akan dibebankan kepada dinas, panitia pelantikan PPPK, atau penyedia tenda. Panitia disebut ingin mengetahui estimasi biaya terlebih dahulu sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Sambil menunggu proses perbaikan, pihak Diskimrum memutuskan untuk menurunkan patung Soekarno sementara waktu. Patung Bung Hatta juga akan ikut dilepas mengingat keduanya merupakan pasangan patung proklamator.
"Soalnya itu sepasang. Kalau tidak dilepas dulu, tidak tega lihatnya. Itu kan patung tokoh proklamator," pungkas Krisdiantoro.
Artikel Terkait
Pasca-Bencana, Pembersihan Kompleks Perkantoran Aceh Tamiang Capai 30 Persen
Status Anak Asuh Arkana Tak Tersentuh Putusan Perceraian Ridwan Kamil-Atalia
JPU Tolak Eksepsi Nadiem, Tuntut Sidang Lanjut di Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun
Prabowo: Prestasi Atlet di SEA Games 2025 Cermin Kekuatan Bangsa