Ketegangan tidak berhenti di dalam lokasi acara. Insiden kembali memanas di area luar gedung. Irmanda yang berusaha untuk berdamai justru menjadi korban pembacokan. Pelaku menyabetkan senjata tajam ke bagian pundak Irmanda.
Regi yang menyaksikan kejadian itu segera membawa Irmanda untuk mendapatkan pertolongan medis. Kedua korban yang sama-sama berdomisili di Turen, Kabupaten Malang, akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Hasta Brata untuk menjalani perawatan.
Penyelidikan Polisi Terkait Insiden Pengeroyokan
Kapolsek Batu, AKP Muhammad Subhan, telah mengonfirmasi terjadinya peristiwa kekerasan ini. Pihak kepolisian menerima laporan resmi pada Senin dini hari, 17 November, sekitar pukul 00.15 WIB.
Subhan menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sementara, diduga ada sekitar 10 hingga 15 orang tak dikenal yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Timnya segera melakukan tindak lanjut dengan mendatangi TKP, memeriksa sejumlah saksi, dan mengkoordinasikan visum pada korban untuk mendalami kasus ini.
Artikel Terkait
Tawa Anak-anak Kembali Bergema di Huntara Aceh Tamiang
Iran Klaim Campur Tangan Asing, 51 Korban Jiwa Tewas dalam Gelombang Unjuk Rasa
Isu Kabur dan Aset Miliaran: Mengapa Narasi Pelarian Khamenei Tak Menyentuh Realitas?
KPK Gelar OTT di Kantor Pajak Jakarta Utara, Dugaan Manipulasi Pengurangan Pajak