Masa pembukaan fungsional Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, khususnya ruas Padang Tiji-Seulimeum, resmi diperpanjang. Tak tanggung-tanggung, perpanjangannya sampai 22 Januari 2026 mendatang. Keputusan ini diambil oleh Kementerian PU bersama PT Hutama Karya selaku Badan Usaha Jalan Tol.
Lantas, apa tujuannya? Intinya, untuk menjaga agar distribusi bantuan kemanusiaan ke daerah terdampak bencana tetap lancar. Di sisi lain, kebijakan ini juga mempercepat mobilitas kendaraan tanggap darurat dan menyediakan jalur alternatif dari Banda Aceh menuju Pidie.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan hal ini dalam keterangannya Jumat lalu.
"Yang paling utama bagi kami adalah menjaga jalur logistik tetap terbuka. Akses masuk untuk bahan kebutuhan masyarakat dan kegiatan industri tidak boleh terputus. Masyarakat tidak boleh sampai mengalami kesulitan akibat terhambatnya distribusi," ujarnya.
Nah, yang menarik dari perpanjangan ini adalah perubahan jam operasionalnya. Kalau sebelumnya cuma buka dari pukul 08.00 sampai 18.00 WIB, sekarang jadi 24 jam non-stop. Tentu saja, ini kabar baik buat pengguna jalan, terutama yang mengangkut logistik darurat.
Artikel Terkait
Anggaran Aceh Tak Dipangkas, Prabowo Beri Lampu Hijau di Tengah Bencana
Medvedev Peringatkan Eropa dengan Video Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina
Waspada! Link Pendaftaran BSU 2026 Ternyata Hoaks, Kemnaker Tegaskan Belum Ada Kebijakan
Jerman Perketat Hukum untuk Hadang Gelombang Deepfake dan Pelecehan Digital