Lebih lanjut, rekaman itu memuat pernyataan mengejutkan mengenai Menteri Kehakiman Saudi, Walid Al-Samaani. Sultan bin Mishaal menyebutkan adanya riwayat gangguan jiwa dan mempertanyakan alasan di balik penunjukannya untuk menduduki posisi strategis tersebut.
Kritik lainnya tertuju pada persoalan pengelolaan aset negara. Pangeran Sultan menyinggung kasus korupsi yang melibatkan pengambilalihan tanah, dengan tuduhan bahwa Raja Salman diduga melakukan perampasan tanah bernilai jutaan dolar.
Dalam rekamannya, Sultan bin Mishaal menegaskan posisinya dengan menyatakan bahwa dirinya tidak pernah bersumpah untuk melindungi aset negara dan tidak memegang jabatan pemerintahan apa pun. Hal ini menjadi dasar pertanyaannya mengenai alasan dirinya dimintai pertanggungjawaban.
Rekaman tersebut juga mengungkap keheranan sang pangeran atas meningkatnya pengaruh keluarga Al-Sheikh dalam struktur pemerintahan. Ia mengaitkan fenomena ini dengan praktik nepotisme dan ikatan pernikahan di dalam keluarga tersebut.
Artikel Terkait
Lapangan Gaspa Palopo Resmi Dibuka Usai Revitalisasi Senilai Rp 3,5 Miliar
Dua Perempuan Diamankan Polisi Usai Video Penginjakkan Alquran Viral di Lebak
Harga Emas Pegadaian Stabil, Galeri24 dan UBS Tak Bergerak
Wakil Bupati Bone Lepas Kontingen MTQ, Targetkan Juara Umum di Tingkat Provinsi