Dia mengatakan bahwa orang Denmark akan selalu mengingat momen ini, seperti saat Denmark meraih Juara dalam Piala UEFA 1992.
Baca Juga: Jam Gadang: Arsitektur dan Sejarah Menara Jam yang Dibangun oleh Ratu Belanda
Pelch mengungkapkan bahwa Ratu Margrethe II dianggap sebagai ibu negara sekaligus pemandu moral, dan berita abdikasi Ratu Margrethe II sangat memberikan rasa emosional bagi rakyat Denmark.
Ratu Margrethe II, yang akrab disapa Daisy, bukanlah sosok yang kaku. Ia adalah seorang ilustrator, perancang set, perancang kostum, penulis, dan ahli bahasa.
Sebelumnya, rakyat Denmark cukup terkejut ketika Ratu Margrethe II mengumunkan bahwa dia memutuskan untuk berhenti menjadi perokok setelah mengalami masalah kesehatan.
Baca Juga: Yenny Wahid: Ganjar-Mahfud Cocok Jadi Pemimpin, Mahfud MD Didikan Langsung Gus Dur
Seperti yang diketahui Ratu Margrethe II juga dikenal sebagai sosok yang kontroversial utamanya dalam kebiasaannya merokok, bahkan beliau mendapatkan julukan sebagai Ratu Asbak.
Ratu Margrethe II mengumumkan niatnya untuk turun takhta dalam pidato Malam Tahun Baru, seperti kebiasaan serupa di negara-negara seperti Belanda, Belgia, Luksemburg, dan Spanyol.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pitutur.id
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April