BICARA BERITA -- Popularitas Houthi bisa dikatakan membayangi Hamas setelah meletusnya Perang Gaza. Ketika Hamas bertempur melawan Israel di Gaza, Houthi bertempur di lautan melawan AS dan sekutunya.
Gerakan Houthi berasal dari kelompok militan di Yaman Utara yang awalnya dipimpin oleh Hussein Badr al Din al Houthi, seorang politisi dan aktivis dari kaum Zaydiyah.
Houthi menyebut dirinya sebagai Anshar Allah (Pembela Allah) dan Gerakan Houthi merujuk pada nama pendirinya yang kharismatik. Sejak tahun 2004, Houthi telah memulai pemberontakan bersenjata melawan pemerintah Yaman.
Kaum Zaydi
Gerakan ini telah mengakar jauh, lebih dari seribu tahun yang lalu. Tahun 893 Masehi, Yaman Utara menjadi rumah bagi komunitas Zaydi, yang saat itu berkembang pesat.
Baca Juga: Segera Periksa! 6 Tanda ini merupakan Gejala Kanker Payudara yang Wajib di Waspadai
Diolah dari berbagai sumber, Kaum Zaydi, yang biasanya berada di bawah kepemimpinan seorang pemimpin politik-spiritual yang dikenal sebagai imam, tetap menjadi kekuatan politik utama di wilayah tersebut setelahnya, meskipun ada sesekali tantangan terhadap kekuasaan Zaydi.
Artikel Terkait
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang
AS Akhirnya Meringkus Dua Kapal Tanker Armada Bayangan Venezuela