JEMBRANA - Ribuan pemudik yang hendak menyeberang ke Jawa lewat Bali harus menghadapi kenyataan pahit di penghujung perjalanan mereka. Bukannya tiba di terminal, mereka justru diturunkan begitu saja di tengah jalan oleh sopir bus. Penyebabnya? Kemacetan ekstrem yang mengular panjang menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Akibatnya, mereka terpaksa merogoh kocek lebih dalam. Masih ada sisa jarak sekitar 9 kilometer yang harus ditempuh untuk sampai ke pelabuhan. Situasi ini benar-benar memusingkan.
Di lokasi, antrean kendaraan tampak tak bergerak. Ribuan mobil, truk, dan bus termasuk angkutan kota dalam provinsi terjebak macet total. Kondisi chaos ini memaksa sejumlah sopir mengambil langkah kontroversial: menurunkan penumpang dan memutar balik kendaraan mereka.
Puluhan orang yang hendak ke Banyuwangi itu pun terdampar. Dengan segala cara, mereka berusaha mencapai pelabuhan. Ada yang negoisasi dengan pengojek, sementara yang lain memilih untuk berjalan kaki menempuh jarak yang tidak bisa dibilang dekat itu.
Seorang pemudik bernama Tejo tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
“Cari alasan aja karena macet tidak mau antar ke terminal jadi diturunin di tengah jalan,” ucapnya, Sabtu (14/3/2026).
Artikel Terkait
Bupati Bone Dorong Percepatan Program Perkebunan 2026, Fokus pada Hilirisasi Tebu
KontraS Soroti Penyerangan dengan Air Keras terhadap Wakil Koordinatornya
BMKG Prakirakan Makassar Mendung Sepanjang Hari, Waspada Hujan Ringan Dini Hari
Wakapolri: Sosialisasi Rekayasa Lalu Lintas Mudik 2026 Diberikan 2-3 Jam Sebelum Diterapkan