Nenek dan Remaja Perempuan Ditemukan Tewas di Rumah di Banyumas, Satu Korban di Dalam Sumur

- Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:45 WIB
Nenek dan Remaja Perempuan Ditemukan Tewas di Rumah di Banyumas, Satu Korban di Dalam Sumur

Penemuan dua jenazah perempuan di sebuah rumah di Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggegerkan warga setempat pada Jumat pagi, 12 Juni 2026. Salah satu korban ditemukan di dalam sumur, sementara korban lainnya tewas di dalam kamar dengan luka parah di bagian leher.

Korban pertama adalah K (81), seorang nenek yang sehari-hari tinggal seorang diri di rumah tersebut. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam sumur miliknya. Sementara itu, korban kedua adalah AA (18), seorang perempuan muda yang jasadnya ditemukan di dalam kamar rumah yang sama.

Kepala Dusun 3 Desa Patikraja, Zidni Imaroh, menuturkan bahwa saat tiba di lokasi, ia melihat leher korban yang berada di kamar sudah tertutup kain. "Saya melihatnya leher (korban yang ditemukan di kamar) sudah ditutup kain, terus yang di sumur saya datang posisinya sudah kelihatan ada kaki," ujarnya di sekitar lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan yang langsung dikerahkan ke lokasi menghadapi tantangan saat mengevakuasi jasad korban dari dalam sumur. Kondisi sumur yang sempit dengan kedalaman mencapai sekitar sepuluh meter membuat proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Petugas terpaksa menggunakan tali dan katrol untuk mengangkat tubuh korban. Seorang personel SAR bahkan harus diturunkan ke dalam sumur untuk mengikat jasad sebelum akhirnya berhasil dievakuasi ke permukaan.

Setelah proses yang memakan waktu sekitar dua jam, evakuasi akhirnya rampung. Kedua jenazah kemudian dibawa ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Peristiwa ini menyita perhatian warga sekitar. Selama ini, korban K diketahui tinggal seorang diri, dan tidak ada seorang pun yang mengenali perempuan muda yang tewas di dalam kamar rumahnya. Kecurigaan warga semakin menguat setelah seorang pemuda berinisial D, yang merupakan cucu korban K, terlihat berada di sekitar lokasi. Saat dimintai keterangan oleh warga, D justru melarikan diri.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kematian kedua korban. Aparat juga tengah memburu D yang diduga mengetahui atau terkait langsung dengan peristiwa tragis tersebut. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian dan mengungkap kronologi kejadian secara lengkap.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar