Mereka bahkan telah mengumpulkan jutaan dolar melalui kesepakatan tanah atau kavling yang menjanjikan 'tempat di surga', demikian laporan NDTV, Rabu (3/7/2024).
Gereja mengenakan biaya USD100 atau Rp1,6 jutaan untuk memesan sebidang tanah di surga. Banyak TikToker di seluruh dunia berbagi video dan membuat konten di plot untuk dijual di surga.
Sedangkan pembeli yang berminat dapat membayar menggunakan American Express, Apple Pay, atau mengatur rencana pembayaran.
Disebutkan bahwa seorang pendeta mengaku telah 'berbicara kepada Tuhan' pada 2017 silam yang mengizinkan penjualan lahannya.
Namun usut punya usut, jual-beli 'tanah di surga' oleh Gereja Iglesia del Final de los Tiempos ini rupanya bertujuan untuk menyindir dan mengolok-olok para pendeta nakal yang hobi memeras jemaat.
Viralnya gereja menjual tanah di surga inipun ramai ditanggapi para warganet.
Artikel Terkait
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung