murianetwork.com - Daddy Ash menjadi perbincangan netizen di X atau Twitter khususnya di kalangan warganet Malaysia.
Daddy Ash mendapatkan sorotan publik usai ditangkap polisi lantaran kasus diduga mengiklankan dan menjual video asusila di media sosial.
Video asusila tersebut dijual oleh Daddy Ash seharga 100 ringgit Malaysia untuk paket 200 video dan 20 ringgit Malaysia untuk 13 video.
Daddy Ash diduga melakukan perekaman video asusila bersama puluhan wanita dan menjualnya di Twitter dan Telegram.
Dilansir dari buzzkini.com, Daddy Ash atau yang juga dijuluki Hot Daddy kini telah ditahan bersama 2 teman wanitanya yang membuat video asusila itu.
Salah satu wanita bernama Norshazrina Md Zamri berusia 27 tahun dan Norhidayah Mahadi berusia 24 tahun.
Artikel Terkait
Iran Siapkan Ribuan Liang Kubur untuk Tentara AS di Pinggiran Teheran
Iran Perkuat Armada Drone, AS Siagakan Pasukan di Ambang Ketegangan
Iran Ancam Hantam Jantung Tel Aviv Jika AS Berani Serang
Ledakan di Teheran Bukan Serangan, Tapi Ketegangan AS-Iran Makin Menderu