Laporan-laporan soal kelambatan sistem perpajakan Coretax kembali mencuat. Padahal, sebenarnya kontrak dengan vendor penyedia layanan itu sudah lama dihentikan. Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara. Menurutnya, ada oknum di internal sendiri yang diam-diam membawa kembali vendor bermasalah tersebut.
"Coretax tiba-tiba ada laporan lagi bahwa itu muter-muter Coretax ya? Padahal sebelumnya udah ilang," ujar Purbaya.
Dia melanjutkan dengan nada kesal, "Rupanya di tempat kita juga ada yang nakal. Ada yang kontrak dengan satu vendor yang kita udah berhentiin karena lelet servisnya, dimasukin lagi diem-diem."
Pernyataan itu disampaikannya dalam tayangan Headline News, Metro TV, Minggu, 29 Maret 2026.
Jadi, penyebab utama keluhan masyarakat soal akses yang lemot itu kini jelas. Bukan sekadar gangguan teknis biasa, melainkan ada pihak dalam yang nekad memakai lagi jasa vendor yang kinerjanya sebelumnya dinilai buruk. Vendor itu seharusnya sudah tidak dipakai.
Di sisi lain, Purbaya tidak hanya menyoroti soal vendor. Desain antarmuka atau tampilan Coretax sendiri, katanya, sudah dari sananya tidak efisien. Rancangan yang berbelit-belit itu malah mempersulit wajib pajak.
Nah, terkait oknum internal yang bertanggung jawab, Menkeu bersikap tegas. Pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan mendalam.
"Ini sekarang mereka nggak ngaku lagi siapa yang masukin. Nanti saya akan periksa lagi siapa yang masukin lagi vendor itu, kita akan tindak," tegas Purbaya.
Dia bahkan punya kecurigaan sendiri. Bisa jadi, ada unsur kesengajaan di balik kerumitan sistem yang dibuat. Tujuannya? Mungkin untuk membuka celah bagi pihak-pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan. Situasi ini tentu memprihatinkan dan harus segera dituntaskan.
Artikel Terkait
AS: Perundingan Israel-Lebanon Hampir Capai Kesepakatan, Gencatan Senjata Mulai Terbentuk
Bocor Anggaran Bansos Capai 45 Persen, MPR Soroti Tumpang Tindih Program Pusat-Daerah
Gubernur Lampung Sambut Baik Perubahan Pimpinan BGN, Dorong Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis
Pasien Tusuk Perawat di Klinik Gigi Tangerang Usai Pembersihan Karang Gigi