Hidati Robihah
Jakarta
Gunungan sampah yang sempat memenuhi Pasar Induk Kramat Jati akhirnya mulai diurai. Perumda Pasar Jaya bergerak cepat, berusaha mengembalikan aktivitas pasar seperti sedia kala. Tentu saja, ini demi kenyamanan bersama para pedagang, pembeli, dan warga sekitar yang selama beberapa hari terakhir harus berhadapan dengan kondisi yang jauh dari ideal.
Menurut Manager Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, proses pengangkutan kini digenjot lebih keras. Berbagai pihak terkait dilibatkan. Ia pun tak lupa menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Kami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,” ujar Topik di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Persoalan ini sebelumnya viral di media sosial. Bayangkan saja, timbunan sampah itu diperkirakan mencapai 6.970 ton. Atau kalau mau dibayangkan, butuh sekitar 410 truk tronton untuk mengangkutnya semua. Pemicu utamanya adalah kendala teknis pada armada pengangkutan yang bermula sejak 9 Maret lalu.
Artikel Terkait
Prabowo Bahas Gaza dan Kondisi Dalam Negeri Bersama Tokoh Ormas Islam
Gelombang Pemudik Masih Padati Bakauheni di H+7 Lebaran
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Tuntut Vrijspraak, Sebut Kasus Plaza Klaten Murni Perdata
Lima Model Wastafel Dapur Modern untuk Tingkatkan Kenyamanan dan Efisiensi