Dishub DKI Alihkan Arus Lalu Lintas di 39 Titik Sekitar GBK untuk Ajang Lari, Minggu 17 Mei 2026

- Minggu, 17 Mei 2026 | 04:15 WIB
Dishub DKI Alihkan Arus Lalu Lintas di 39 Titik Sekitar GBK untuk Ajang Lari, Minggu 17 Mei 2026

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan pada Minggu, 17 Mei 2026, mulai pukul 04.00 hingga 09.00 WIB. Kebijakan ini diambil untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ajang lari yang digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan sekitarnya.

Melalui unggahan resmi di media sosial, Dishub DKI Jakarta mengumumkan bahwa pengalihan arus akan diterapkan di titik-titik yang bersinggungan langsung dengan rute kegiatan. "Dilaksanakan (17 Mei) pengalihan arus lalu lintas pada ruas jalan yang bersinggungan dengan kegiatan," tulis instansi tersebut.

Sejumlah ruas utama yang terdampak meliputi Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Jenderal Sudirman. Selain itu, pengalihan juga mencakup simpang-simpang strategis seperti Simpang Jalan Asia Afrika–Jalan Patal Senayan, Simpang Jalan Tentara Pelajar–Jalan Gelora, serta Simpang Jalan Imam Bonjol–Jalan Pamekasan yang mengarah ke Bundaran Hotel Indonesia. Tak hanya itu, akses Kupingan Besar dan Kupingan Kecil Semanggi yang menuju ke arah selatan, baik ke Bundaran Senayan maupun Bundaran Hotel Indonesia, juga akan ditutup sementara.

Di kawasan Senayan dan sekitarnya, pengaturan lalu lintas juga menyasar Jalan Sisingamangaraja, Jalan Gatot Subroto segmen Ladokgi hingga Simpang Kuningan, serta beberapa titik di kawasan perkantoran Telkomsel dan area pintu masuk GBK. Total terdapat 39 titik ruas dan persimpangan yang akan mengalami pengalihan selama berlangsungnya kegiatan.

Untuk meminimalkan gangguan bagi pengguna jalan, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah rekomendasi rute alternatif. Masyarakat yang hendak melintas dari arah Timur atau Pancoran menuju Selatan atau Blok M dapat menggunakan Jalan Terusan HR Rasuna Said, dilanjutkan ke Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, hingga Jalan Panglima Polim. Sementara itu, bagi pengendara dari Timur yang menuju ke Barat atau Slipi, disarankan melintasi Jalan Rasuna Said, Jalan Dr. Satrio, Jalan Mas Mansyur, Jalan Penjernihan, Jalan Pejompongan Raya, dan Jalan Gatot Subroto menuju Jalan S. Parman.

Di sisi lain, pengendara dari arah Barat atau Slipi yang menuju ke Timur atau Pancoran dapat menggunakan Jalan S. Parman dan Jalan Gatot Subroto melalui jalur Transjakarta, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jalan MT Haryono. Untuk perjalanan dari Utara atau Stasiun Palmerah menuju ke Timur atau Gelora Bung Karno, rute alternatif yang disarankan adalah melalui Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Simprug Golf 2, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Pintu Satu Senayan.

Bagi pengguna jalan yang datang dari arah Jalan Senopati atau Jalan Pattimura menuju Selatan atau Blok M, dapat melintasi Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Panglima Polim. Sementara itu, pengendara dari Utara atau Gelora Bung Karno yang menuju ke Selatan atau Blok M disarankan melewati Jalan Pintu Satu Senayan, Jalan Asia Afrika, Jalan Hang Lekir I, Jalan Hang Tuah Raya, Jalan Kyai Maja, dan Jalan Panglima Polim. Sebaliknya, dari Selatan atau Blok M menuju Utara atau Gelora Bung Karno, rute yang dapat digunakan adalah Jalan Kyai Maja, Jalan Pati Unus, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Hang Lekir II, Jalan Hang Lekir I, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Pintu Satu Senayan.

Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar lokasi untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mematuhi petunjuk petugas di lapangan selama pemberlakuan rekayasa lalu lintas ini.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar