Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan faktor fundamental yang menentukan keberlangsungan suatu negara. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidatonya pada acara Panen Raya Jagung Serentak di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5). Menurut kepala negara, tidak ada satu pun negara yang mampu bertahan tanpa sistem produksi pangan yang aman dan berkesinambungan.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menjelaskan bahwa kedaulatan pangan bukan sekadar isu sektoral, melainkan fondasi utama bagi stabilitas nasional. Ia menekankan bahwa negara yang gagal menjamin ketersediaan pangan bagi rakyatnya akan menghadapi kerentanan dari berbagai aspek, mulai dari sosial hingga politik.
"Tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman dan berkesinambungan," ujar Presiden di hadapan para petani dan pemangku kepentingan sektor pertanian yang hadir dalam acara tersebut.
Sementara itu, kegiatan panen raya jagung serentak ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan produktivitas pangan nasional. Dengan menggandeng berbagai pihak, pemerintah berharap target swasembada pangan dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.
Di sisi lain, pernyataan Presiden tersebut juga mengingatkan kembali urgensi transformasi sektor pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika geopolitik global. Para pengamat menilai bahwa perhatian serius terhadap ketahanan pangan menjadi langkah strategis yang tidak bisa ditunda lagi.
Artikel Terkait
Tiga Siswi di Kubu Raya Aniaya Teman dengan Jerat Tali Rafia Usai Ditolak Tukar Kursi
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Barat Laut Sabang, BMKG: Tak Berpotensi Rusak
Iran Siapkan Sistem Lintas Berbayar di Selat Hormuz, Hanya untuk Kapal yang Kooperatif
PSM Makassar Incar Kebangkitan Saat Hadapi Persib di Laga Kandang Terakhir