Kupang – Setelah beberapa hari penantian, akhirnya ada kabar baik buat pengguna jalan di Kupang. Jalur darurat yang dibikin sebagai solusi sementara pasca-ambruknya Jembatan Asam 3, dikabarkan sudah bisa dilalui mulai hari ini, Sabtu (28/3/2026).
Jembatan itu rubuh Rabu lalu di kilometer 46, tepatnya di Kelurahan Naibonat, Kupang Tengah. Kejadian itu langsung bikin koneksi antara Kota Kupang dan sejumlah kabupaten di daratan Timor terputus total. Nah, sebagai gantinya, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT buru-buru mengerjakan sebuah jalur alternatif.
Kerja keras mereka selama tiga hari ternyata membuahkan hasil. Di lokasi, Sabtu siang, Kepala BPJN NTT Janto Mangiri menyampaikan kabar gembira itu.
“Kita janji ke masyarakat, jalan darurat ini akan ditangani dalam 3 sampai 5 hari. Alhamdulillah, hari ini Sabtu kita pastikan jalurnya sudah bisa dipakai,” ujar Janto.
Menurutnya, pekerjaan utama seperti timbunan dan agregat sudah beres. Sekarang tinggal finishing-nya saja, misalnya pemadatan dan penyiapan saluran air. “Dengan segala upaya keras tim, syukur semua teratasi. Jadi, operasional jalan darurat ini bisa dimulai hari ini,” tegas dia.
Di sisi lain, antusiasme pengendara sudah terlihat sejak pagi. Puluhan kendaraan berat masih terpantau menunggu di pinggir jalan, bersiap melanjutkan perjalanan yang sempat terhambat berhari-hari. Rupanya, kabar akan dibukanya jalur ini sudah tersiar.
Lalu, bagaimana dengan jembatan permanen pengganti yang ambruk?
Janto mengakui, untuk pembangunan jembatan baru yang lebih permanen, prosesnya masih di tahap perencanaan. Namun begitu, dia memberikan kepastian. “Yang jelas, pembangunannya akan kita mulai dalam tahun anggaran 2026 ini,” pungkasnya.
Jadi, untuk sementara, mobilitas warga akan mengandalkan jalur darurat ini. Sebuah solusi darurat yang lahir dari kerja marathon tim di lapangan.
Artikel Terkait
Puluhan Ondel-ondel dan Permainan Tradisional Betawi Meriahkan Car Free Day di Rasuna Said
Iraola Beri Sinyal Revolusi di Liverpool: Pemain Muda dan Pinjaman Dapat Kesempatan Sama di Pramusim
Pemprov DKI dan BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi Polusi hingga Tiga Hari ke Depan
Bamus DPRD DKI Tetapkan Pelantikan Suhud Alynudin sebagai Ketua DPRD pada 8 Juni 2026