SWARGANTARA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) disebut-sebut memberi intruksi kepada jajaran pengurus cabang untuk memilih pasangan Capres Cawapres nomor urut 2 di Pilpres 2024.
Sebagaimana diketahui bahwa pasangan Capres-Cawapres nomor urut 2 di Pemilu 14 Februari mendatang adalah Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka.
Mengenai terungkapnya PBNU memberi intruksi, diungkap oleh Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, K.H. Hanief Ismail dalam sebuah pertemuan di Magelang pada 7 Januari lalu.
"Melihat perkembangan hasil survei ini, maka 02 memiliki nominasi tinggi. Maka warga NU diminta memilih 02 agar benar-benar terjadi satu putaran," ungkap Hanief.
Baca Juga: Cak Imin Sentil Sekjend PBNU, Sampai Bilang Bikin 'Malu': Tidak Konsisten
"Tidak dua kali, bahkan apalagi chaos nanti, itulah yang dikhawatirkan menurut PBNU. Menjaga negara jangan sampai terpecah-belah, menjaga agama juga seperti itu, jangan sampai ada kelompok yang menyimpang," sambungnya.
Ismail pun mengaku jika pihaknya meyakini jika Pilpres akan dapat diselesaikan dengan satu putaran agar tidak memboroskan anggaran yang bisa digunakan untuk kepentingan lain.
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April