Menurut informasi A1, kelompok yang diduga ISIS mengaku menggunakan rudal permukaan ke udara 358 yang dipasok dari Iran.
Kejadian bermula ketika MQ-9 Reaper milik USAF sedang take-off dari Pangkalan Udara Ali Al-Salem di Kuwait.
Saat drone tersebut melintas di Irak tepatnya di wilayah Provinsi Diyala, kelompok yang diduga ISIS langsung menembaknya.
Tak lama setelah kejadian berlangsung, Pasukan Keamanan Irak langsung bergerak menuju TKP ketika memperoleh laporan dan mengumpulkan bukti-bukti visual.
Baca Juga: Indonesia Lebih Mudah Dapatkan F-35 Ketimbang Negara Teluk, Hanya Butuh Menunggu
Unggahan akun Twitter @Archer83Able pada Jumat, 19 Januari 2024 dinihari waktu setempat menunjukkan empat foto mengenai kondisi MQ-9 Reaper yang hancur lebur ditembak kelompok separatis Irak di Diyala.
Kondisi drone sudah tampak hanya menyisakan puing layaknya sayap kecil yang bernilai sekira 30 juta dolar AS.
Lalu terdapat pula kondisi tangki bahan bakar eksternal yang juga hancur lebur dan menjadi penyebab ledakan di sekitar TKP.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang
AS Akhirnya Meringkus Dua Kapal Tanker Armada Bayangan Venezuela