Sabtu lalu, GOR Soemantri Brodjonegoro di Kuningan ramai oleh sorak penonton. Di ajang Sportstive Edition Badminton, pasangan Luna Maya dan Cinta Laura berhasil meraih kemenangan yang cukup meyakinkan. Mereka mengalahkan Ayu Ting Ting dan Hesti Purwadinata dengan dua set langsung, 21-5 dan 21-12.
Namun begitu, kemenangan itu ternyata diawali dengan rasa tidak percaya diri. Luna mengaku, dirinya dan Cinta sempat dilanda kegugupan sebelum laga dimulai. Mereka merasa persiapan lawan jauh lebih matang.
"Kalau dari kita pribadi, kita hanya latihan dua kali. Dan kita bener-bener berpikir tadinya lawan kita bakal jauh lebih bagus dari kita, karena kita dengar mereka sering latihan,"
ucap Luna kepada awak media seusai pertandingan.
Lalu, apa yang membuat mereka bisa menang telak? Menurut Cinta Laura, jawabannya ada pada kondisi fisik. Kebiasaan hidup aktif dan rutin berolahraga memberi mereka keunggulan stamina yang signifikan.
"Kita berdua memang orang yang kompetitif. Dan kalau udah in the zone tuh fokus banget. Kayaknya itu yang membantu kita bisa menang hari ini. Karena secara skill sebenarnya kita nggak jauh beda. Cuma perbedaannya mungkin di stamina ya,"
jelas Cinta.
Di sisi lain, kekalahan ternyata diterima dengan sangat santai oleh pasangan yang kalah. Ayu Ting Ting tampak legowo. Dia bilang, sejak awal mereka memang tidak dibebani target untuk menang.
"Walaupun poin jauh, tapi kan kita memang dari awal tidak diandalkan ya. Jadi ya kita nggak ada beban. Kalau kita sampai menang kalian kaget. Kalau kita kalah ya emang udah gitu. Kita mah pokoknya menang rame, kalah rame, udah itu aja intinya,"
kata Ayu sambil tertawa.
Pendapat serupa diungkapkan Hesti. Dia menilai hasil ini sudah sesuai ekspektasi banyak orang, bahkan mungkin termasuk penonton yang menyaksikan.
"Orang juga kan nggak kaget pas kita lihat kalah. Mental kita kalau sampe kita menang mah ya udah kan, orang malah kaget,"
ujar Hesti.
Pertandingan yang berlangsung pada 11 April 2026 itu pun ditutup dengan suasana penuh keakraban. Meski ada yang menang dan kalah, gelak tawa dan canda tetap menghiasi arena. Seperti itulah kadang sebuah laga persahabatan, hasil akhir bukanlah segalanya.
Artikel Terkait
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum, Erin Taulany Tunjuk Pengacara Baru
Dewi Perssik Ikhlas Berkurban di Tengah Kelelahan Usai Syuting Hingga Subuh
Universitas Oxford Kembangkan Vaksin Khusus untuk Lawan Varian Langka Ebola yang Mewabah di Kongo
Menkes: Protein Daging Kurban Setara dengan Whey Protein, Baik untuk Pembentukan Otot