Salat Jamak: Keringanan Islam dalam Kondisi Tertentu

- Sabtu, 11 April 2026 | 21:15 WIB
Salat Jamak: Keringanan Islam dalam Kondisi Tertentu

Jakarta Salat, bagi umat Islam, adalah kewajiban mutlak. Tak ada alasan untuk meninggalkannya. Tapi, siapa bilang agama ini kaku? Justru, Islam datang dengan sederet kemudahan. Salah satunya? Salat jamak. Intinya, menggabungkan dua salat wajib dalam satu waktu.

Nah, salat jamak ini ada dua jenis. Pertama, jamak taqdim. Artinya, kamu menggabungkan dua salat di waktu yang pertama. Misalnya, salat Zuhur dan Asar dilaksanakan di waktu Zuhur. Yang kedua, jamak takhir. Kebalikannya, dua salat digabung di waktu yang kedua. Contohnya, salat Magrib dan Isya dilaksanakan nanti di waktu Isya.

Lalu, kapan sih boleh pakai keringanan ini? Syariat memberi ruang saat kita dalam perjalanan jauh, atau musafir. Atau, ketika kondisi benar-benar tak memungkinkan. Hujan deras yang bikin jalanan becek dan susah ke masjid, misalnya. Bisa juga karena sakit atau keadaan darurat lain yang membuat salat tepat waktu jadi berat.

Dasar hukumnya jelas, kok. Bukan cuma ijtihad ulama, tapi bersumber langsung dari Al-Qur'an dan Sunnah. Dalam Surah An-Nisa ayat 101, Allah SWT berfirman:

"Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah berdosa kamu mengurangi (jumlah rakaat) salat..."

Praktiknya pun dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar.

"Aku melihat Rasulullah SAW, ketika tergesa-gesa dalam perjalanan, menunda salat Magrib hingga menggabungkannya dengan salat Isya."

Hadis ini, yang tercatat dalam Shahih Bukhari, menunjukkan bahwa keringanan ini benar-benar ada dan dipraktikkan.

Bagaimana Niatnya?

Niat, seperti salat biasa, diucapkan dalam hati saat takbiratul ihram. Ini yang membedakan antara jamak taqdim dan takhir. Berikut contoh untuk salat Magrib dan Isya.

1. Untuk Jamak Taqdim (Dilaksanakan di Waktu Magrib)

Niat Salat Magrib:
Ushalli fardhal maghribi tsalatsa raka'atin majmu'an bil 'isya'i jam'a taqdiimin lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat salat fardu Magrib tiga rakaat digabung dengan salat Isya jamak taqdim karena Allah Ta'ala."

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar