Jakarta – Layanan telekomunikasi selama Ramadan dan Idulfitri tahun ini, setidaknya menurut catatan resmi, berjalan cukup mulus. Tidak ada gangguan besar yang mengganggu kesibukan masyarakat, baik saat beribadah maupun saat bersilaturahmi.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Wayan Toni Supriyanto, Dirjen Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital. Ia berbicara usai menutup Posko RAFI 2026 di kantornya di Jakarta Pusat, Kamis lalu.
“Kami tidak mencatat gangguan signifikan selama masa operasi posko,” ujar Wayan.
“Ini buah dari kerja sama semua pihak. Pemantauan dilakukan tanpa henti, 24 jam penuh,” tambahnya, seperti dikutip Jumat (10/4/2026).
Memang, lonjakan trafik data tak terhindarkan saat momen Lebaran. Tapi anehnya, kualitas jaringan justru tetap stabil. Bahkan, ada rekor kecepatan unduh yang tercatat mencapai 112,16 Mbps di pertengahan Maret. Angka unggah tertinggi juga menyentuh 54,26 Mbps menjelang akhir bulan.
Nah, kalau bicara soal performa operator, hasilnya cukup menarik. Evaluasi dilakukan berdasarkan lima indikator kunci. Telkomsel unggul di tiga indikator, sementara Indosat Ooredoo Hutchison memimpin di dua sisanya. XLSmart juga tak ketinggalan. Secara umum, semua operator berada di kategori baik sekali hingga istimewa.
Di sisi lain, bukan berarti semuanya berjalan sempurna. Kementerian mencatat ada 33 gangguan layanan di beberapa titik pemantauan. Untungnya, semuanya bisa ditangani dengan cepat. Dampaknya terhadap publik pun bisa dibilang minimal.
Artikel Terkait
Menteri PU Akan Temui Kejati DKI Bahas Penggeledahan Kantor Terkait Kasus Korupsi
Kemenkeu Pertimbangkan Tukar Guling Geo Dipa dengan PNM
Menteri PU Buka Ruang Kerja untuk Penyidik, Klaim Patuhi Arahan Presiden
Advokat Soroti Ancaman Ketimpangan Digital bagi 64 Juta UMKM