DKLIKNEWS - Honda dan General Motors (GM) resmi menjalin kemitraan untuk memproduksi unit tenaga hidrogen di Amerika Serikat.
Produksi selanjutnya akan dilakukan oleh Fuel Cell System Manufacturing (FCSM), LLC, yang berbasis di Brownstown, Michigan.
Rilis resmi baru-baru ini menggambarkan pembangkit listrik berbahan bakar hidrogen ini tahan lama karena menggunakan bahan dengan ketahanan korosi yang tinggi dan mampu menahan suhu rendah.
Baca Juga: Ingin Sesumbar, Tapi Ternyata Cybertruck Tesla Dilarang Di China
Sistem ini akan digunakan pada kendaraan bertenaga hidrogen dan kendaraan listrik sel bahan bakar (FCEV) masa depan yang akan memasuki pasar tahun ini.
Untuk mengurangi biaya pengembangan dan produksi, perusahaan melakukan beberapa pendekatan.
Salah satunya adalah dengan mengurangi penggunaan logam mulia dalam jumlah besar dan meningkatkan skala ekonomi melalui produksi skala besar.
Perusahaan juga akan melakukan standarisasi sumber pengadaan suku cadang untuk produk yang dihasilkan.
Baik Honda maupun GM mengharapkan teknologi hidrogen dan sel bahan bakar memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi dan mobilitas dengan emisi nol.
Solusi energi hidrogen kelas dunia yang dikembangkan oleh FSCM akan digunakan oleh kedua perusahaan dalam berbagai aplikasi produk dan pengembangan bisnis.
Menurut situs resminya, FSCM memiliki fasilitas manufaktur seluas 70,000 kaki persegi (6,503 meter persegi).
Lembaga ini didirikan 7 tahun lalu atau pada tahun 2017 di Brownstown, Michigan, AS.
Baca Juga: Citroen Mengungkapkan Mengapa E-C3 Membutuhkan Waktu Lama Untuk Sampai Ke Konsumen
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: dkliknews.com
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Muara Enim Edison dalam Operasi Tangkap Tangan
Wuling Eksion PHEV Dijajal Jakarta-Yogyakarta, Tembus 627 Km dengan Bensin Tersisa 50 Persen
Rupiah Tembus Rp18 Ribu per Dolar, Auto2000 Tahan Kenaikan Harga Suku Cadang dan Oli
Chery Q Resmi Meluncur di Indonesia, Mobil Listrik Hatchback dengan Daya Tempuh 400 Kilometer