Gubernur Sumut Dorong Pemadaman Listrik Massal Jadi Momentum Evaluasi Total PLN

- Rabu, 27 Mei 2026 | 08:40 WIB
Gubernur Sumut Dorong Pemadaman Listrik Massal Jadi Momentum Evaluasi Total PLN

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong peristiwa pemadaman listrik massal yang melanda sebagian besar Pulau Sumatera pada Jumat (22/5) lalu dijadikan sebagai momentum evaluasi menyeluruh bagi Perusahaan Listrik Negara (PLN). Menurutnya, pemadaman yang berlangsung dalam durasi panjang itu tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga memicu persoalan di berbagai sektor kehidupan.

“Saya melihat kemarin dari apa yang terjadi dan apa penyebabnya. Sudah kita minta antisipasi seluruh pemerintahan untuk menggunakan genset. Namun karena tiba-tiba, jadi tidak semua bisa ter-cover,” ujar Bobby dalam keterangan resminya pada Rabu (27/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat menerima kunjungan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundakhir Salman, di ruang kerjanya. Pertemuan itu turut membahas akar persoalan gangguan kelistrikan yang dipicu oleh putusnya jaringan kabel listrik bertegangan ekstra tinggi di Jambi.

Bobby menilai, fenomena blackout yang hampir terjadi setiap tahun di Sumatera harus menjadi bahan evaluasi serius. Apalagi, saat ini pemerintah tengah gencar mendorong transisi penggunaan energi listrik di berbagai sektor, mulai dari peralatan rumah tangga hingga transportasi umum.

“Hari ini kan pemerintah minta semua serba listrik, mulai dari kompor, mobil bahkan transportasi umum seperti bus sudah listrik. Makanya kami minta supportnya (jaminan ketersediaan listrik). Jangan lagi ada istilah blackout setiap tahun, karena waktunya sangat lama dan meluas,” tegasnya.

Di sisi lain, Bobby juga menyoroti pentingnya sistem cadangan listrik yang andal, terutama bagi fasilitas vital seperti rumah sakit dan pusat kesehatan yang membutuhkan daya besar. Sorotan ini semakin relevan mengingat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, sebelumnya menyatakan bahwa pasokan listrik di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) berada dalam kondisi surplus.

Selain itu, Gubernur Sumut menekankan perlunya penguatan pasokan listrik di Kepulauan Nias melalui pembangunan pembangkit listrik baru. Langkah ini dinilai penting agar kebutuhan energi masyarakat di wilayah kepulauan dapat terpenuhi secara optimal dan merata.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Mundakhir Salman menyampaikan permohonan maaf atas gangguan kelistrikan yang terjadi. Ia menjelaskan bahwa blackout dipicu oleh gangguan sistem di Jambi yang berdampak luas pada jaringan Sumbagut secara keseluruhan.

Namun, PLN berkomitmen untuk meningkatkan kesiapan pasokan listrik ke depan, termasuk untuk mendukung kelancaran perhelatan Piala AFF U-19 yang akan digelar di Sumatera Utara. Mundakhir memastikan bahwa pasokan listrik di stadion dan seluruh fasilitas pendukung akan dipersiapkan secara lebih matang.

“Khusus di daerah bencana, tinggal di Kabupaten Tapanuli Tengah saja yang perlu perbaikan. Untuk perhelatan Piala AFF kita akan persiapkan lebih baik,” pungkasnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar