Pagi itu di Shariff Aguak, Maguindanao del Sur, seharusnya seperti hari-hari biasa. Namun suasana tiba-tiba berubah mencekam. Dentuman keras mengguncang jalanan sekitar pukul setengah tujuh pagi, tanggal 25 Januari lalu. Konvoi Wali Kota Akmad Mitra Ampatuan Sr. baru saja pulang dari pasar ketika diserang.
Menurut laporan media setempat, kelompok bersenjata itu langsung melepaskan tembakan bertubi-tubi. Tak cuma itu, mereka juga meluncurkan proyektil dari rocket-propelled grenade alias RPG ke arah kendaraan sang wali kota. Suara ledakannya bikin warga sekitar panik, terdengar sampai beberapa blok jauhnya.
Nah, di tengah kekacauan itu, ada satu hal yang bikin orang geleng-geleng. Wali kota Ampatuan keluar dari mobilnya tanpa luka sedikit pun. Selamat secara ajaib.
Rahasianya ternyata ada pada mobil dinasnya. SUV antipeluru yang ditumpanginya berhasil menahan hantaman proyektil RPG itu. Kabin mobil tak tembus. Sayangnya, dua anggota pengawalnya tidak seberuntung itu. Mereka mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.
Artikel Terkait
Mural Kapal Induk AS Hancur di Teheran, Iran Kirim Peringatan Visual ke Washington
Dua Negara Arab Dukung Serangan AS ke Iran, Kapal Induk Sudah Siap di Jarak Tempur
Pergerakan Militer AS di Timur Tengah Terpantau dari Jerman ke Qatar dan Kuwait
Luanniao: Kapal Induk Angkasa China, Ambisi Nyata atau Senjata Psikologis?