Media penyiaran Israel, Kan, mengatakan bahwa Haderaj menjabat sebagai koordinator Hizbullah dan Hamas di Lebanon untuk masalah peperangan elektronik dan pertahanan udara. Haderaj dan seorang anggota Hizbullah lainnya tewas setelah pesawat nirawak Israel (UAV) menembak kendaraan yang mereka gunakan. Beberapa orang lainnya dikabarkan terluka akibat serangan UAV tersebut.
Baca: Jenderalnya Dibunuh Israel, Presiden Iran Ebrahim Raisi: Kami Tidak Akan Membiarkan Begitu Saja
Korps Garda Revolusi Islam Iran mengutuk agresi Israel ke Damaskus. "Rezim Zionis Israel telah melakukan tindakan biadab dan kriminal." Selain menewaskan lima petinggi intelijen Garda Revolusi Iran, serangan itu telah mengakibatkan korban jiwa di kalangan warga sipil Suriah di lingkungan Mazzeh di Damaskus.
Bangunan yang menjadi sasaran di Damaskus yang hancur lebur akibat serangan Israel terletak di zona keamanan di lingkungan Al-Mazzeh, Damaskus, disebut-sebut milik Garda Revolusi Islam Iran. Lingkungan tersebut dilaporkan sebagai tempat pertemuan para pemimpin dan komandan Garda Revolusi Islam Iran, Jihad Islam Palestina, dan Hizbullah.
***
Berita terkini lainnya dari tim redaksi kami dapat diakses lebih cepat melalui Google News
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: indonesia.jakartadaily.id
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer