The Papua Journal - Andriana Supandi, Duta Besar RI untuk Papua Nugini mengatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI), termasuk pekerja migran, yang menjadi korban dalam kerusuhan di Papua Nugini pada Rabu (10/01).
Hingga kini Kedubes RI masih terus memantau kondisi warga negara Indonesia, terutama pekerja migran, usai kerusuhan yang terjadi di negara tersebut.
Baca Juga: Dijamin Tips Berkualitas! Resolusi Tahun 2024 untuk Kaum Muda Papua
"Sampai Jumat pagi tidak ada WNI yang menjadi korban," kata Dubes Andriana Supandi dikonfirmasi dari Jayapura, Papua, Jumat (12/01).
Dubes RI untuk Papua Nugini dan Kepulauan Salomon itu mengatakan bahwa walau selamat, namun WNI di sana mengalami trauma akibat terjebak dalam penjarahan dan pembakaran pasar swalayan tempat mereka bekerja.
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran