Kondisi pascabencana di Aceh ternyata masih jauh dari kata pulih. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, baru-baru ini mengungkap fakta yang cukup memprihatinkan. Banyak jembatan penghubung antar desa dan kecamatan hingga kini masih dalam keadaan rusak, menyulitkan mobilitas warga.
Hal itu ia sampaikan dalam sebuah rapat koordinasi satgas di Jakarta, Kamis lalu. Menurutnya, perbaikan jalan nasional memang sudah menunjukkan kemajuan, mencapai sekitar 60 persen. Namun begitu, nasib infrastruktur di tingkat lokal sepertinya belum banyak tersentuh.
Dampaknya terasa sangat nyata, terutama di wilayah seperti Aceh Timur dan Aceh Utara. Di sana, kehidupan sehari-hari warga berubah drastis. Untuk sekadar menyeberangi sungai atau mencapai daerah seberang, mereka terpaksa memakai rakit. Aktivitas rutin seperti pergi ke sekolah atau ke pasar pun harus dilakukan dengan cara yang tidak biasa ini.
Artikel Terkait
Kapolri Sorot Dampak Ekonomi dari Operasi Ketupat 2026
Metro TV Siarkan Program Ramadan dan Berita 24 Jam pada Selasa, 3 Maret 2026
Wakil Ketua MPR Peringatkan Ketegangan Selat Hormuz Ancam Stabilitas Harga Minyak Indonesia
Golkar Desak PBB Ambil Langkah Konkret Hentikan Perang di Timur Tengah