"Nanti dikabari, yang pasti dialog sama perwakilan masyarakat sudah terjadi," tambahnya.
Persoalan lain juga datang dari spesial stand up-nya, "Mens Rea", yang tayang di Netflix. Menurut informasi yang ia baca, polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk laporan yang satu ini. Menanggapi beragam reaksi publik, Pandji berpandangan bahwa perbedaan pendapat soal sebuah karya adalah hal yang wajar. Baginya, karyanya dibuat untuk konteks komedi, tujuannya menghibur.
Lalu, kenapa tetap memutuskan tayang di Netflix? Alasannya sederhana: menjangkau penonton lebih luas. Ia sudah mengira akan ada pro-kontra sejak awal. Termasuk laporan dari beberapa aliansi berbasis agama ke Polda Metro Jaya. Ia menganggap pelaporan itu sebagai hak warga negara yang ia hormati.
Yang penting, selama proses berjalan, Pandji merasa tidak ada intimidasi atau tekanan. Ia berjanji akan tetap kooperatif jika nantinya dipanggil lagi oleh penyidik.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Boiyen Bantah Gugatan Cerai Terkait Kasus Rully
Bio Instagram Berubah, Denada Akui Anak Kandung Usai Dituding Telantarkan
Sidang Perceraian Boiyen-Rully Sepi, Keduanya Absen Lagi
Enrico Tambunan Buka Suara: Jangan Jelekkan Nama Almarhumah Ibu Saya