Nah, dari diskusi itulah kemudian muncul permintaan untuk mengambil rekaman. Menurut pengacara itu, permintaan datang dari VA. Bukan dari Inara Rusli, dan bukan pula dari Virgoun.
"Inara tidak pernah menyuruh dan juga tidak pernah melarang pengambilan CCTV," jelas Sukardi, mempertegas posisi Agung yang seolah terjepit di antara perintah.
Soal kerja, Agung memang sopir. Tapi jangan salah, urusan perawatan CCTV pun pernah ia tangani. Jauh sebelum kasus ini ramai, ia bahkan pernah mengganti dan memperbaiki perangkat tersebut, termasuk memori-nya, sebagai bagian dari perawatan rutin.
Ada juga isu yang beredar bahwa rekaman CCTV itu sempat diperjualbelikan. Tudingan ini dibantah keras oleh kuasa hukum. Kata Sukardi, Agung sama sekali tidak mendapat keuntungan materi dari hal itu.
"Agung tidak pernah menerima uang atau fasilitas apa pun terkait CCTV," tegasnya lagi.
Pemeriksaan hari ini juga menyentuh hubungan kerja Agung dengan Inara dan Virgoun, serta menelusuri prosedur pengambilannya. Yang menarik, sejak kasus ini bergulir, Agung sudah tak lagi bekerja di rumah itu. Konon, Virgoun yang memutuskan hubungan kerja, dengan alasan agar Agung tidak semakin terseret dalam proses hukum yang berlarut-larut.
Artikel Terkait
Denada Akui Kesalahan, Dukungan Artis Berdatangan
Lisa Mariana Soroti Pengakuan Denada: Ini yang Selama Ini Dinanti
Denada Akui Ressa Rossano sebagai Anak Kandung, Tapi Siapa Ayahnya?
Adjie Pangestu Kesal: Fotonya Dipakai untuk Cocokologi Netizen